Rabu, 06 Maret 2013

Tentang "waktu"

Saya rela kalau memang benar dia lebih membutukan kamu
Dan sekarang kamu jauh lebih mengerti dan tau apa jawabanya
Siapa yang sebenarnya lebih membutuhkan kamu ?
Sekarang saya baru paham dan mengerti kenapa Tuhan takdirkan semuanya seperti ini
Hanya dengan ini kita bisa sama sama tau dan mengerti
Karna memang mungkin untuk sekarang saya bukan untuk kamu begitupun sebaliknya
Tapi saya ingin bertanya 
Saya harus bagaimana kalau saya rindu kamu ?
Jangan jawab pertanyaan ini dengan pertanyaan lagi seperti biasanya yang kamu lakukan
Dan saya percaya ini yang terbaik
Terkadang diam bukan berarti tidak berusaha bukan berarti tidak membela dan bukan berarti membiarkan
Harus semuanya pahami terkadang hanya diam itu bisa membuat semuanya terlihat dengan sendirinya membuktikan mana yang benar dan baik tanpa harus menghancurkan wibawa dengan emosi
Semua orang boleh mengira apapun termasuk kamu
Bukan saya tidak mau tapi saya tidak bisa dan ini masalah waktu
Saya sekarang tetap saya yang pertama kamu kenal
Bukan saya yang berubah tapi keadaan yang berubah
Saya tetap berusaha berdiri dan melakukan sesuai porsi saya
Jangan selalu menyangkut pautkan apapun dengan masa lalu
Saya tau dan semua orang tau masa lalu tidak selamanya baik baik saja
Biasa saja seolah tidak pernah terjadi sesuatu yang menyakitkan dengan hari kemarin itu yang seharusnya dilakukan semua orang dan saya pun tau itu sulit
Jangan mengira saya seperti ini karna tidak pernah merasakanya
Bahkan saya pikir lebih miris pengalaman saya daripada kamu
Tapi apa harus saya ceritakan semuanya sambil menangis dan memperlihatkan seberapa besar luka saya pada semua orang
Saya rasa itu hanya membuang waktu saja dan mungkin tidak semua yang mendengar bisa menegarkan bahkan mungkin ada yang menghiraukan dan mentertawakan
Cukup pada  Allah saya mengadu dan bersimpuh meminta keadilan dan balasan dari keiklasan serta kesabaran saya selama ini
Terbukti kini sekarang Allah telah perlihatkan kamu untuk saya Jawaban dari semua doa doa saya "Datangkanlah tunjukanlah seseorang yang bisa menutup semua luka besar saya!Seorang penyemangat hidup saya, tapi jangan hadirkan seseorang untuk menambah dosa saya, segala sesuatu yang lebih condong pada kerusakan hidup dan nasib saya nanti jauhkan ya Allah"
Tersirat dalam hati, mungkin orang itu kamu,mungkin....
Walau saya yakin tapi pendirian saya tidak berubah
Disini jujur saya gamang kamu hadir atas bentuk perkabulan doa dari Allah atau hanyalah pengecoh belaka yang mencoba membelokan saya
Sulit untuk menjelaskan alasanya
Entah harus dimulai dari mana untuk memaparkanya
Disini saya bukan membego-bogokan diri
Bukan maksud untuk mempermainkan tapi apa daya saya
Saya hanya bisa berdoa agar suatu saat nanti kamu tau dan mengerti atas keputusan ini
Cuma ini yang bisa saya katakan ”Allah terlalu menyayangi saya”
Jika semuanya tampak tidak logis dimata kamu atau siapapun terserah
Dan yang harus kamu tau ini bukan bentuk dari penghindaran
Melainkan penjagaan! Bentuk rasa sayang saya pada diri sendiri
Sakit memang, saya tau persis
Seperti menelan biji salak dan menyangkut di tenggorokan
Kamu sayang saya hargai 
Kamu sedih saya bersalah 
Kamu menunggu saya berusaha 
Kamu pergi saya mengerti 
Saya begini bukan berarti saya tidak peduli seperti yang kamu kira 
Hanya saja saya tidak mau memaksa kamu untuk menunggu dan berubah
Untuk mengikuti apa yang saya yakini
Dan saya tidak mau mempertahankan bila saya terus didesak 
Tidak banyak yang saya mau selain pengertian 
Tidak mudah untuk saya 
Butuh waktu agar saya bisa menjadi yang kamu mau membalas seluruh perasaan kamu dengan setimpal tapi lagi lagi ini "masalah waktu"

1 komentar: