Jumat, 04 Maret 2022

Serum Pencerah Wajah Terbaik

Pond's Bright Beauty Triple Glow Serum & Triple Glow Serum Mask

"Serum pencerah wajah terbaik sekaligus menghaluskan dan melembapkan seketika dengan kekuatan 60x lebih efektif dari Vitamin C"

Zaman sekarang hal utama yang tidak kalah penting dari kebutuhan pangan dan sandang bagi manusia adalah perawatan kulit wajah. Memiliki paras yang cantik mempesona merupakan sebuah impian bagi hampir seluruh kaum hawa di muka bumi ini. Pesatnya perkembangan ilmu teknologi telah berhasil menyajikan beberapa pilihan bagi para wanita untuk tetap tampil cantik paripurna. Meskipun usia terus bertambah serta aktivitas kegiatan sehari-hari di luar ruangan, para wanita seharusnya tetap bisa merawat dan menjaga kulit wajahnya agar tetap cerah berseri. 

Banyak sekali brand yang menawarkan berbagai macam produk saat ini untuk mendapatkan kulit wajah yang glowing dan sehat. Seperti perempuan pada umumnya, saya telah melakukan berbagai upaya untuk mendapatkan kulit wajah yang cerah serta sehat dengan mencoba beberapa produk perawatan kulit wajah. Selain aman dan menyehatkan, hasil yang maksimal dengan budget yang sesuai merupakan salah satu priorotas saya dalam memilih produk perawatan kulit wajah. Mengingat perawatan kulit wajah merupakan upaya yang perlu dilakukan secara terus-menerus, maka saya harus mengalokasikan budget setiap bulannya agar tetap bisa terawat tanpa harus mengorbankan biaya pengeluaran yang terlalu besar, karena menjalankan peran sebagai seorang istri dan ibu dalam sebuah keluarga mengharuskan saya untuk tetap ekonomis dan selektif dalam mengatur keuangan. 

Berdasarkan pengalaman saya dalam menggunakan berbagai macam produk perawatan kulit wajah ada beberapa hal yang membuat saya belum menemukan produk yang tepat dan sesuai. Fyi, kulit wajah saya itu kombinasi dan cenderung mudah kusam karena sering terpapar oleh sinar matahari saat melakukan aktivitas di luar ruangan. Kulit wajah yang tampak kering dan kusam membuat saya kurang percaya diri. Oleh karena itu, saya selalu mencari skincare yang dapat mencerahkan dan melembabkan sekaligus. Tidak hanya untuk terlihat cantik tapi juga harus bisa tetap menyehatkan. 

Nah, beberapa minggu ini saya telah mencoba salah satu produk yaitu Pond’s Triple Glow Serum dan Pond’s Triple Glow Serum Mask. Produk tersebut merupakan konsentrat serum pencerah wajah yang memiliki kekuatan 60x lebih efektif dari vitamin C sehingga wajah jadi lebih sehat, cerah, lembut dan lembab. Dengan menggabungkan 3 kekuatan terbaik yang benar-benar saya rasakan sendiri hasilnya setelah pemakaian rutin selama kurang lebih semingguan yakni, kulit wajah terasa lebih cerah, lembut, lembap, dan sehat. Teksturnya cair dan mudah menyerap di kulit wajah, sama sekali tidak lengket sehingga nyaman sekali saat dipakai di siang hari sebelum aktivitas dan di malam hari sebelum tidur. Istimewanya serum ini membuat hasil makeup aku menjadi lebih smooth dan flawless. So, worth it to buy guys :)

Menurut saya varian Pond’s Triple Glow serum merupakan salah satu serum pencerah wajah terbaik yang dihadirkan oleh Pond’s Indonesia. Kandungan yang terdapat pada serum tersebut sangat lengkap dan dapat memenuhi seluruh kebutuhan kulit wajah. Saya sangat berani merekomendasikan serum tersebut, karena kita sebagai wanita harus cerdas dalam memilih skincare bagi wajah. Di samping dapat mempercantik wajah tapi juga harus aman sekaligus menyehatkan.

Sebagai sesama wanita, izinkan saya untuk berbagi tentang produk Pond's Triple Glow Serum  untuk hasil tampak cerah merona dan lembap seperti Wendy Red Veltet

Guys, perkenalkan nih Pond's Bright Beauty Triple Glow Serum dengan formula terbaru dari Pond's yang bisa mencerahkan, melembutkan, dan melembapkan wajahmu, untuk hasil kulit glowing seperti yang sulit kamu dapatkan hanya dengan menggunakan krim saja. Dengan menganding formulasi khusus, yakni konsentrat serum pencerah yang menggabungkan 3 kekuatan terbaik. Mampu bekerja 60X lebih efektif dari Vitamin C^, untuk pancarkan Triple Action Glow mu dengan khasiat sebagai berikut:

- Mencerahkan dengan Gluta-Boost-C: mengandung glutathione, antioksidan yang dikenal mampu mencerahkan kulit. Formula unik Gluta-Boost-C efektif menyamarkan flek hitam, untuk wajah tampak cerah dan warna kulit merata.

- Melembutkan dengan Vitamin B3+:  menyamarkan pori untuk wajah tampak mulus

- Melembapkan dengan Hyaluronic Acid: menyerap mendalam ke setiap lapisan epidermis kulit untuk wajah tampak lembap berkilau ^melanin inhibition in epidermis, based on in-vitro test

Cara penggunaannya pun sangat mudah, biasanya saya menggunakan 2-3 tetes POND'S Bright Beauty Triple Glow Serum di wajah setelah menggunakan 3-in-1 Potion Essence. Kemudian, tepuk perlahan untuk membantu penyerapan serum ke dalam kulit. Setelah itu, lanjutkan dengan pelembap untuk mengunci serum tersebut bekerja di kulit wajah. 

Hasil yang lebih maksimal dengan Pond’s Bright Beauty Triple Glow Serum Mask

Seperti yang dijelaskan pada awal sharing ini, saya memiliki wajah yang kusam sehingga membutuhkan nutrisi tambahan untuk hasil yang lebih maksimal. Oleh karena itu, saya juga melengkapi perawatan kulit wajah dengan rutin menggunakan Triple Glow Serum Mask minimal seminggu sekali. Mask pertama dari Pond's yang mengandung Gluta-Boost-C: mengandung glutathione, antioksidan yang dikenal mampu mencerahkan kulit. Formula unik Gluta-Boost-C efektif menyamarkan flek hitam, untuk wajah tampak cerah dan warna kulit merata, Vitamin B3+:  menyamarkan pori untuk wajah tampak mulus, dan  Hyaluronic Acid: menyerap mendalam ke setiap lapisan epidermis kulit untuk wajah tampak lembap berkilau ^melanin inhibition in epidermis, based on in-vitro test. Serum pada Mask ini juga mengandung Niacinamide yang khasiatnya sudah tidak perlu dijelaskan kembali, karena para wanita saat ini sudah sangat paham tentang beberapa kandungan skincare yang baik dan terbukti memberikan hasil yang efektif.

Cara penggunaanya Pond’s Bright Beauty Triple Glow Serum Mask:

1. Keluarkan dan buka lembaran masker

2. Sesuaikan masker dengan bentuk wajah

3. Lepaskan masker dan lanjutkan dengan memijat perlahan serum yang tersisa pada wajah dan leher

4. Jangan bilas dan rasakan kulitmu yang sudah lebih ternutrisi halus dan lembut!



Kini, setelah menggunakan rangkaian Triple Glow Serum & Mask selama dua minggu saya lebih percaya diri meskipun tampil tanpa makeup. Permasalahan kulit wajah yang saya alami mulai berkurang bahkan hilang, diantaranya:

1. Pori-pori pada kulit wajah menjadi lebih kecil dan tersamarkan

2. Kulit wajah lebih cerah, flek hitam dan bekas jerawat lebih memudar

3. Tekstur kulit wajah yang terasa lebih lembap dan sehat

4. Hasil wajah setelah menggunakan makeup menjadi lebih flawless dan glowing.  


Jadi guys, saya sangat merekomendasikan Pond's Triple Glow Serum & Mask bagi para wanita yang ingin tetap tampil cantik cerah berseri. Selain khasiatnya yang sudah tidak perlu diragukan lagi, harganya pun sangat ekonomis yaitu  untuk Pond's Triple Glow Serum hanya Rp. 18.000/sachet berisi 7,5 gram. Sedangkan untuk  Pond's Triple Glow Serum Mask dibandrol dengan harga Rp. 19.000/sachet berisi 20 gram. Kedua produk ini sangat mudah didapatkan, kita cukup pergi ke minimarket terdekat atau belanja secara online. 

Mari dapatkan kulit wajah  cantik berseri dan sehat dengan memilih produk perawatan yang tepat. Tetap berfikir positif dan selalu bersyukur merupakan pondasi utama untuk memiliki kecantikan lahir maupun batin. 

Be healthy and beauty with the best serum & mask:)

Let's tap and order now!!!

Triple Glow Serum

Senin, 27 April 2020

"Tenangkan Diri di Tengah Pandemi dengan Memanfaatkan Masa Karantina”



Di tengah penyebaran virus Covid-19 yang saat ini telah memasuki kawasan negri Ibu Pertiwi membuat kita harus segera sadar dan peduli. Berbagai pertimbangan dan keputusan telah dibuat untuk mengupayakan pemutusan rantai penyebaran virus tersebut. Sebagai masyarakat dan khususnya seorang wanita yang bijak, memiliki pemahaman yang baik terhadap fenomena ini merupakan sebuah kewajiban. Banyak peran yang harus tetap kita jalankan meski dalam keadaan dan situasi seperti ini.

Masa karantina yang sedang kulalui beberapa minggu ini telah memberikanku banyak pelajaran. Menjadi seorang istri dan ibu bagi keluarga, sekaligus guru bagi murid-muridku di sekolah. Tugasku yang utama saat ini yakni memastikan keluarga dan murid-muridku aman dirumah, memberikan nasihat dan dukungan yang positif, serta mengedukasi bagaimana cara menjaga dan melindungi diri di saat seperti ini. Aku tidak akan pernah menjadikan itu semua sebagai sebuah alasan untuk tidak produktif dan professional dalam bekerja.

Dalam menjalani kehidupan di tengah pandemi, aku selalu mengupayakan diri untuk tetap bisa menikmati dan mensyukuri waktu yang kumiliki selama masa karantina. Berpikiran positif merupakan salah satu cara yang paling ampuh bagiku untuk menjalani aktivitas keseharian yang hanya di rumah saja. Rasa bosan yang rentan sekali dirasakan akan tergantikan dengan banyak kegiatan positif dan kreatifitas. Beberapa kegiatan positif yang biasanya aku lakukan selama masa karantina di rumah ini, yakni sebagai berikut:

     1. Me time
Momen yang biasanya sangat sulit didapatkan ketika keadaan sedang berjalan normal yakni memanjakan diri. Bagiku mandi dengan tenang sambil merawat rambut lebih lama dari biasanya merupakan suatu momen yang langka. Kini, dengan santai aku bisa menikmati segarnya keharuman Emeron Hijab Nutritibe Shampoo lebih lama saat keramas sambil memijat lemput kepalaku. Masalah rambut yang selama ini kualami cukup membuat panik dan stress. Apalagi kalau bukan rontok akibat minyak berlebih karena panasnya suhu di kepala ketika seharian memakai hijab. Selain itu, selama karantina aku bisa lebih leluasa untuk tidak menggunakan hijab. Hal tersebut cukup membuatku merasa lebih bahagia dan bersyukur atas hikmah yang kudapat dibalik cobaan pandemi yang besar ini. Jika mood bagus maka melakukan aktivitas apapun menjadi lebih bersemangat.

     2. Quality time bersama keluarga
Menikmati momen kebersamaan bersama suami dan anak menjadi obat yang paling ampuh untuk tetap merasa tenang dan aman disaat seperti ini. Menghabiskan waktu sambil melakukan berbagai kegiatan positif seperti bermain bersama si kecil dengan melakukan banyak percobaan dan kerajianan, membuat kue dan masakan, hingga menonton film.

     3. Menyalurkan hobi
Hal yang digemari biasanya hanya dilakukan ketika aku mendapatkan sisa waktu dari berbagai aktivitas dan kewajiban rutin. Tapi kali ini aku bisa lebih banyak mendapatkan waktu untuk menyalurkan hobiku, yakni menulis. Aku suka menulis karena menurutku kegiatan positif tersebut merupakan sebuah self healing, mampu mengurangi beban dan masalah yang selama ini hanya dapat berkecamuk di dalam pikiran. Dengan menuangkannya pikiran ke dalam sebuah tulisan maka aku merasa lebih baik dan tenang.  Untuk menulis suatu karya yang baik dibutuhkan kondisi tubuh dan pikiran yang tenang. Oleh karena itu, aku selalu memastikan keadaan tubuhku bersih khususnya di bagian rambut dan kepala. Dengan merasa fresh and clean inspirasi menulis akan lebih mudah diungkapkan.

    4.  Membersikan dan mendekorasi rumah
Sepertinya melakukan giat kebersihan dan dekorasi ulang ruangan di rumah merupakan salah satu ide bagus yang patut dilakukan. Kegiatan seperti bongkar gudang atau kamar, mendekorasi atau meghias ulang kamar membutuhkan waktu yang lumayan lama agar terlihat menarik. Masa karantina bisa kita manfaatkan untuk hal tersebut. Kita menjadi lebih betah dan tidak bosan saat melihat dekorasi baru di beberapa ruangan rumah.

    5.  Upgrade ilmu dan ibadah
Meningkatkan kualitas diri merupakan pilihan tepat untuk tetap mempertahankan pemikiran postif dan melawan kekhawatiran dari maraknya penyebaran virus Corona. Alhamdulillah, selama beberapa minggu ini aku telah melewati beberapa event pelatihan dan kajian. Itu semua kulakukan guna mengisi waktu luang dengan sesuatu yang bermanfaat. Keadaan jasmani yang lebih bersih dan segar karena menggunakan Emeron Hijab Nutritibe Shampoo, serta rohani yang terus mau belajar dan memperbaiki diri membuatku menjadi lebih terjaga. Kebutuhan jasmani dan rohaniku telah terpenuhi meskipun banyak ketebatasan karena hanya di rumah saja.

Berikut merupakan upayaku dalam mensiasati waktu yang terlalu lama di rumah menjadi sebuah kesempatan yang berharga. Yang terpenting adalah “create positive mindset during quarantine”. Bersama Emeron Haircare kita para wanita hebat bangsa pasti bisa melewati semua ini dengan cara yang sangat mengagumkan. Mari terus berkarya dan kunjungi www.emeronhaircare.com  jangan lupa untuk follow/like mediasosialnya @emeronhaircare serta search juga #DiRumahAja #DengarkanHatimu

Terima kasih Emeron HairCare yang telah hadir untuk menemani dan membersamai kami para wanita tangguh bangsa ini. Mari kita lawan virus Corona ini dengan melakukan berbagai kegiatan postitif di rumah hingga semuanya berakhir kelak.

Salam kagum untuk seluruh wanita yang sedang berjuang melawan pandemi.


Dariku wanita yang juga kini tengah berjuang,
Sarah Mei


Selasa, 11 Agustus 2015

Rahe's Story: Tersimpan 'tuk Jadi History1Ketika semua bermula p...

Rahe's Story: Tersimpan 'tuk Jadi History1Ketika semua bermula p...: Tersimpan 'tuk Jadi History 1 Ketika semua bermula padamu. Siang itu aku terduduk di dalam satu bangungan yang sama denganmu. Aku ...

Tersimpan 'tuk Jadi History

1
Ketika semua bermula padamu. Siang itu aku terduduk di dalam satu bangungan yang sama denganmu. Aku terdiam memperhatikan keadaan sekelilingku, banyak sekali orang yg tak aku kenal disana termasuk kau. Hingga tiba saatnya dimana semua orang yang ada di tempat itu mulai mendengar suaramu. Ya hanya suaramu dan kau tau, itu yang membuatku ingin menuruni anak tangga menuju lantai dasar dimana kau berada. Banyak sekali orang disana hingga aku kesulitan mencari sumber suara yg aku dengar saat itu, ya suara itu milikmu. Aku jd berpikir, Siapa pemilik suara yang mampu menggerakan ragaku bertindak seimpulsif itu, ternyata itu kau. Lalu aku bisa melihatmu? Tidak kau salah aku masih belum mengetahui siapa pemilik suara itu. Waktu yang terus bergulir membuatku harus segera meninggalkan tempat itu. Akhirnya aku pulang.
2
Pulang dengan rasa penasaran dan sejuta pertanyaan. Kau tau mungkin aku hanyalah salah satu dari sejumlah orang yang mempunyai perasaan yang sama. Atau hanya aku? Entahlah semuanya berlalu begitu saja. Kau dan aku melakukan rutinitas seperti biasa dalam waktu yang sama tapi di tempat yang berbeda. Tehalang jarak dan waktu, tapi akankah? Rasanya itu akan nenjadi sebuah penasaran dan perasaan yang tidak akan pernah terjawab sampai kapanpun. Bagaimana tidak, untuk mencari tau siapa Kau pun aku tak bisa. Aku tidak mengetahui apapun tentangmu selain suaramu yang dulu pernah kudengar. Jika memang sudah waktunya mungkin aku akan mengetahui segalanya. Termasuk di dalamnya, tentang alasan mengapa aku harus mengingat dan merasakan sesuatu.
3
Jangan pernah menyangka aku tidak pernah berusaha mencarimu. Mengertilah aku bimbang harus mencari mulai darimana. Tapi jika pada akhirnya kau dan aku harus saling mengetahui satu sama lain itu pasti akan terjadi. Dengan cara seperti apa aku tidak pernah tau yang jelas semua pasti telah diatur sedemikian rapih dan indah. Jika nanti aku diberi kesempatan untuk bisa berbicara langsung denganmu. Ingin aku bertanya, apakah pernah kau mengalami kesulitan yang pada khirnya dapat kau selesaikan? Itulah doaku untukmu dari kejauhan. Atau pernahkah kau sesekali merasa sedih kemudian datang rasa tenang. Itulah masih doaku juga yang mencoba ingin menenangkanmu walau hanya dalam bait doa yang akhirnya disampaikan oleh Allah padamu. Sebenarnya kau tidak pernah sendiri, ya seperti yang selalu kau yakini.
4
Ada dia yang Maha Mengatur segalanya Allah-ku dan juga Allah-mu. Kau tau selama ini Allah selalu setia mendengarkan dan membantuku. Aku yakin kau mendapatkan hal yang sama bukan. Aku terlahir dengan sangat beruntung, karena aku anak perempuan kesayangan Allah yang ada di muka bumi ini. Apapun yang aku mau selalu dikabulkan. Segala hal yang terbaik selalu diberikan Allah untukku, hanya saja terkadang aku sering telat untuk menyadarinya. Allah selalu menyiapkan hal terindah untukku dan aku selalu tidak sabar untuk menerimanya, apa kau juga begitu? Sering aku bertanya dalam hati, jika semua bisa terjadi maukah kau mendengarkan cerita hidupku semenjak mendengar suaramu itu, aku seperti mendapat setitik cahaya terang di dalam kegelapan. Entahlah diamku ini sikap tahu diri atau pengecut, yang pasti aku yakin allah selalu memberikan jalan.
5
Selama aku dan kau masih saling tidak mengenal apa saja yang telah kau lakukan? Kemana saja kau pergi? Jika Allahku mengijinkan, kelak aku akan sangat antusias untuk dapat mendengarkan semua ceritamu. Hingga nanti kau harus tau hobi baruku semenjak hari itu, menceritakanmu dalam doaku kepada Allah. Bertanya-tanya dengan manja tentang siapa seperti apa dirimu, apakah kau selalu dalam keadaan dan perasaan yang baik baik saja? Masihkan kau merasa kosong seperti diriku atau sudah adakah    yang mengisi kekosongan hati dan pikiran kau disana, aku tidak pernah tau! Coba kau hitung dipenghujung tahun 2013 hingga saat ini, berapa banyak detik yang aku lalui tanpa kau, itu akan menjadi angka yang semakin besar. Jujur aku terlalu takut dengan akhir cerita ini, semua tentang kau akan terus menjadi baris baris kalimat. Jika mau, kau boleh membacanya.
6
Masih tentang kau yang telah Allah ciptakan entah untuk siapa. Cukup tersenyumlah jika kau mulai merasa ada yang setia mendoakanmu. Tersenyumlah selalu untukku walau saat ini belum bisa aku lihat langsung dengan kedua mataku. Binar matamu semoga selalu menjadi peneduh dalam kerisauan siapapun yang ada di sekelilingmu. Kau bersama keluargamu dan aku   dengan keluarga kecilku. Aku merasa kekurangan anggota keluarga disini hanya aku dan kedua orang tuaku, dan kau? Dengan siapa saja kau habiskan waktumu selama ini ? Aku belum pernah merasakan menjadi seorang adik ataupun kaka, tapi jika semesta ini berbaik hati dan allah ku   meridhoi, bisakan kau menjadi sosok kakak untukku? Menemani, mengajarkan, mendengarkan dan membantuku dalam menghadapi kehidupan ini.
7
Kau masih seperti fatamorgana yang terlihat ada tapi saat kuhampiri bayangan itu entah hilang kemana, pertama kau tak ada disisiku dan kedua kau tak ada disisiku, lalu? Andai kau sebentar saja jadi aku, mungkin kau tak akan mampu!berlebihan? Tentu saja kau akan berkata seperti itu karna kau tak pernah ada di posisiku saat itu, saat ini, dan nanti. Kau akan tetap menjadi pribadi yang tidak kuketahui sedikitpun. Seperti apakah keadaanmu disana? Apa yang selalu berkecamuk dalam hati kau saat malam menjelang tidur tiba. Masihkah kau menerka nerka ingin menemukan seseorang yang bisa selalu ada mendengarkan setiap kebahagiaan dan keluh kesah kau. Jika memang semesta berbaik hati untuk menjadikan harapku dapat memperhatikanmu dari dekat, apakah kau akan merasa lebih tenang.
8
Semakin banyak aku bertemu dan mengenal seseorang, tepat disitu lah aku merasakan ketakutan yang tak jelas alasanya, perasaan ini tak menentu. Banyak sekali yang membuat aku was-was dan khawatir, aku takut membayangkan masa depan walau terkadang aku memberanikan diri untuk merajut impian indah yang entah dengan siapa, kau masih juga belum muncul? Harus kemana aku berlindung dari mereka yang tak hentinya membuat nafasku tercekat dan sesak. Dengan cara apa aku harus menghindari sesuatu yang siap membuatku sakit dan terjatuh sendirian, aku mendapat imbas dari sesuatu yang tidak aku lakukan. Dunia terkadang sinis kepadaku, kau tau? Mengapa namaku selalu mereka kaitkan dengan suatu perkara yang ada. Lelah sendirian, sesak terasa dan kau masih tidak sadar bisa menyelamatkanku. Selamatkan aku dari pikiran mereka yang salah dan selalu menghakimi.
9
Yang tak berdaya tapi selalu berupaya, sakit ini tak bisa kuhindari oleh sesuatu yang dengan tega menghantamku. Kau disana mengertikah? Semoga jangan merasakan sakit yang kurasa disini. Jika dunia ini membuat nasib kita sama sebelum bisa bertemu, tunggu dulu apa kita akan bertemu? Entahlah, Kau harus kuat lebih daripada aku dan terus berusaha lah untuk menjadikan semuanya pengokoh jiwa dan raga. Bertahan dengan segala panah yang menancap untuk menunggu kau yang mencabutnya, jadi kumohon kau pun bertahanlah dari segala hal di dunia ini. Kemudian ajaklah aku pergi jauh dengan kau, untuk menemui orang-orang baru, tempat baru, dan kehidupan baru. Dimana semuanya akan dimulai kembali dari nol, maka rasa sakit yang ada pada diriku dan kau akan pulih untuk beberapa waktu, lalu semua akan kembali seperti semula.... Akankah utuh seperti semula Terkadang waktu bisa menyembuhkan.
10
Apabila tidak utuh seperti semula, jadikanlah luka itu sebagai tanda kau pernah berjuang sebesar itu untuk bertahan dan menemukan kebahagiaan. Kau berhak bahagia, kau punya Allah tolong jangan pernah lupa itu walau hanya dalam sedetikpun. Jangan membuat Allah kesal padamu, kumohon sesulit apapun tetaplah libatkan Allah kita di dalamnya. Semua terjadi karna ketentuanya, bahkan rasa sakit dan sesak kau selama inipun tidak luput dari campur tangan Allah, berbaik sangkalah kumohon!
Ingat kau pasti lebih paham akan hal itu. Kelak kebaikan akan kau tuai, insya allah. Maka kau harus lebih bersabar, sebentar lagi hanya sebentar lagi lihat kau sudah bertahan sejauh ini jangan jadikan semuanya sia-sia dan tak berarti. Jika kau lelah istirahatlah sejenak. Jika kau merasa sudah tidak kuat dan mampu untuk menghadapi segalanya.
11
Bersimpuh dan menangislah pada Allah seperti yang selalu aku lakukan. Seperti yang sering kuminta dan kumohon pada Allah untuk selalu memberikan kekuatan padamu, kau akan percaya pada waktunya bahwa aku selalu tergetar saat mendoakanmu, cemas dan tidak enak hati. Khawatir kau tidak mampu lagi bertahan pada saat masa sulitmu, terlebih lagi aku masih belum bisa melakukan apapun untukmu selain berdoa dari sini. Kau perlu tau itu, ingat kau tidak berjuang dan bertahan sendirian sebelum sinar di kegelapan itu tiba. Sayangnya dayaku tak mampu meyakinkanmu secara langsung, dan kali ini aku merasa payah atas semuanya. Kau tidak sendiri yang menelan banyak kecewa, sekali lagi aku beritahu kau tidak pernah sendirian. Allah melihat semua yang kau lakukan.
12
Adakah kesempatan untuk kita dapat betemu walau hanya sesaat tapi meninggalkan kesan yang begitu dalam, kali ini kuharap terjadi tidak hanya padaku tapi juga pada kau. Entahlah apa yang harus aku lakukan saat hal yang paling aku tunggu itu terjadi, aku tak pandai mengambil kesempatan seperti itu dan basa basi bukanlah keahlianku. Mengerti dan pahamilah sikapku kumohon, lemparkanlah senyum terbaikmu kepadaku dan lihatlah aku dengan tatapan teduh yg kau miliki saat aku tak menatapmu, jangan biarkan pandangan kita bertemu terlalu lama. Jika disitu hanya aku yang semakin condong terhadapmu, apa kau merasakan hal yang sama? Itu tak menjamin. Carilah cara dan jalan untuk menemukanku sebagaimana yang selalu aku lakukan selama ini terhadapmu. Apa disini hanya aku yang berjuang. Mensiasati kesibukan dan waktu.
13
Tolong pertimbangkan tawaranku dengan pikiran dan suasana hati yang tenang, disitu kau akan tau apa yang kau mau walau hingga saat ini mungkin kau masih mencari tujuan bukan menuju tujuan, benarkah seperti itu? Andai kau akan selalu menjaga hatimu kepada siapapun kecuali aku, jangan membiarkan siapapun masuk ke dalam kehidupmu dengan mudah. Wajarkah ada rasa khawatir dan takut saat seketika aku memikirkan hal itu. Tentu saja kau pasti belum mengerti maksudku, kau harus tau ini. Tanpa kau sadari aku selalu menjaga kau dengan doa dari sini, bagiku itu cara terbaik untuk menjembatani ruang dan waktu yang masih belum senang kita bertemu disatu titik dan jatuh ditempat yang sama dengan seseorang yg tepat. Mungkin kemungkinanya sangat kecil tapi semuanya mudah ditangan Allah.
14
Allah lah yang selama ini selalu menemaniku saat tidak bersamamu. Apa kau pernah menitipkanku padaNya?Jangan tertawa aku tau pasti itu tidak benar, apa yang kau tau tentang aku? Salah satu titik hitam diantara titik-titik hitam yang lain akan sangat sulit kau lihat, bukankan seperti itu? Perlu kasih sayang Allah yang sangat besar untuk membuat mata kau tertuju pada satu titik yang berbeda disana, ya benar itulah aku. Keberuntungan yang aku harapkan saat ini dan nanti, semua masih berbunyi semoga dan mudah-mudahan. Kau tau dari milyaran manusia di bumi ini ada aku, lihatlah keberadaanku lihatlah. Harus dengan cara apa aku memberitahu kau yang masih sangat sibuk dengan rutinitas hidupmu yang sangat kau nikmati, benarkah kau menikmatinya? Apa yang aku tau tentang kau, perasaan dan kemauan kau yang masih menjadi misteri untukku.
15
Tak mudah untukku masuk dalam kehidupan kau, selain aku adakah mereka yang menghamirimu lebih dulu. Jagalah hati kau, kumohon! Jika kau mau. Sisakan lah ruang kosong dihatimu untuk tempatku tinggal nanti. Semuanya masih soal waktu yang belum juga mengizinkanku mendekat pada kau. Tunggu aku, bersabarlah sebentar lagi. Walau lelah tapi kumohon bertahanlah lebih lama untuk kekosonganmu. Jangan dulu kau isi dengan yang lainya, disini aku sedang berusaha meminta posisi itu pada Allahku, jika memang hal tersebut baik untuk kita percayalah. Allahku akan memberikan jalanya dengan indah dan tak kita kira. Akalku setuju dengan hati, kali ini mereka kompak mendukungku bahwa kau pantas diperjuangkan. Hanya saja masalahnya terletak pada diriku sendiri, pantaskan aku untuk kau. Sementara itu apa yang kau lakukan hanya menunggu atau mencari?
16
Dan kini bisa dibilang awal dari cerita aku terhadap kau dimulai lebih nyata lebih terasa, maukah kau tau ?Bagian ini dan seterusnya kau akan tau persis apa yang terjadi tapi tidak dengan perasaanku yang tentu saja masih aku tutupi darimu dan yang lainnya. Aku merasakan sesuatu telah terjadi padaku, disetiap hela nafas dan detak jantungku selalu ada yang menyusup halus tanpa terlewat barang sedetikpun. Mungkin ini cara Allah memberikan pelajaran betapa sulitnya proses dan arti sebuah perjuangan untuk sesuatu. Apakah kau pantas aku perjuangkan, maaf tepatnya pantaskah aku? Kumohon kali ini jangan salahkan aku, semua ini karunia yang entah harus bagaimana cara aku menyikapinya, kau tau aku sungguh takut salah langkah. Andai kau jadi aku sebentar saja, lalu berikan saran apa yang seharusnya aku lakukan untuk memperjuangkan sesuatu. Bimbang telah menjadi kawanku....
17
Subhanallah! mungkin tepat hari itu Allah menggerakanmu untuk mulai mendekat kearahku yang masih sibuk menunggu dan berdoa semoga semua harap dan kata mudah-mudahan akan segera menjadi nyata tepat waktunya. Entah apa yang kau pikirkan saat itu, sungguh aku tidak tau pasti yang jelas ada sesuatu yang mendorong kau melakukan sesuatu yang seharusnya telah kau lakukan dari dulu, tapi aku paham semuanya telah diatur sedemikian indah pada waktu yang tepat. Jika aku berkata kaget dan bingung itu tidak salah sungguh, tiada kata yang mampu mewakilkan perasaanku siang hari itu, benarkah semuanya akan segera dimulai? Yang jelas aku percaya tiada hasil  yang mengkhianati proses. Siapa yang mampu menahan senyum saat sesuatu yang diharapkan mulai terjadi dan nyaris menjadi nyata, adakah makhluk yang dapat melawan rasa tergetar dari suatu keinginan.
18
Layaknya manusia biasa aku akan merasakan senang saat harapan itu mulai muncul walau hanya setitik yang bisa saja akan hilang kembali. Mungkin saat itu Allah tersenyum melihatku, kau tau aku malu atas perasaanku sendiri yang tak habisnya membuat separuh waktu yang ku punya terengut untuk selalu memikirkan sesuatu hal yang begitu saja menjadi ekpektasi yang entahlah mungkin bisa dibilang terlalu tinggi, aku benar benar tidak memikirkan sebesar apa peluang yang aku miliki saat itu dan selanjutnya. Bukanya aku tak mengerti arti dan konsekuensi dari sebuah harapan atau impian, kau pun pasti akan setuju akan hal ini, berani berharap harus siap kecewa! Sangat tepat bukan pernyataan tersebut, seharusnya kau paham banyak yang aku korbankan untuk penantian ini termasuk perasaan yang siap kapan saja terhantam rasa kecewa karena sebuah 
harapan yang selama ini ada.



Bersambung....


The power of "Doa"

Sebaik-sebaiknya cara berkomunikasi dengan Allah, menjelaskan apa yang dirasakan tanpa ada yang ditutup-tutupi, meskipun sebenarnya Allah sudah tau lebih awal :)
Bagaimana tidak, Allah selalu melihat setiap gerak gerik yang kau lakukan
Bahkan sesuatu yang ada dipikiran dan perasaanmu pun Allah tau
Dalam skala 5 waktu atau lebih di hari yang sama, ada nama yang tak pernah absen kau sebut (pemilik nama itu masih berbentuk sebuah rahasia kau dengan Allah saat ini)
Mata yang berbinar saat namanya  berulang kali kau sebut, Kau merasa telah menemukan dari sebuah pencarian
Benarkah? Apa yang kau temukan itu juga merasa telah menemukanmu? Atau kau bukanlah yang ia cari?
Dunia ini lucu, kau harus tau itu....
Sederhananya seperti ini, kau yang setia menyelipkan namanya dalam setiap doa
Dan pemilik nama itu pun setia menyelipkan nama seseorang disetiap doanya, dan itu masih misteri untuk kau sampai saat ini?
Lalu ditempat yang lain mungkin ada yang selalu menyelipkan namamu dalam setiap doanya, tentu saja kau tidak tau atau mungkin tidak mau tau
Kalian memiliki Allah yang sama :) dengan situasi serumit itupun Allah telah mempersiapkan ending yang terbaik, terutama bagi yang paling mendekatkan diri pada Allah
Soal doamu atau doanya yang akan menjadi realita, maka itulah ketentuanya
Ini bukan masalah siapa yang menang dan siapa yang kalah, tetapi ini adalah jalan Allah :)
Allah tau betul siapa yang benar-benar membutuhkan dia (si pemilik nama yang selalu kau sebut dalam doa)
Allah pun tau betul siapa yang lebih pantas, ingat apa kau merasa cukup pantas untuknya?
Coba berdiri di depan cermin lalu lihat bayanganmu sendiri, kau tidak bisa membohongi dirimu sendiri bukan? kau lebih tau siapa dirimu yang sebenarnya
Sekarang tanyalah pada diri kau sendiri, apa alasan yang membuat kau begitu menginginkanya
Sudah? Lalu lihat dirimu lagi pantaskah kau mendapatkannya
Bila belum kau boleh membenahinya dari sekarang :)
Jangan lupa niat, ingat! Dirinya janganlah kau jadikan tujuan utama, tapi ridho Allah lah sesuatu yang lebih utama
Tiada anugrah yang lebih indah dibandingkan dengan disayangi oleh yang Maha Memiliki segalanya di dunia dan di akhirat nanti :)

Salahkah bila "pungguk merindukan bulan"

Salahkan? Dosakan? 
Tiada yang bisa memilih kita  diciptakan menjadi apa dalam bentuk apa dan keadaan yang seperti apa, tapi.....
Salahkah jika pungguk memberanikan diri untuk mulai merindukan bulan?
Kau itu bulan semua orang tau keberadaanmu dan mereka sepakat mengakui bahwa kau ialah sesuatu yang indah dan bersinar, sedangkan aku.....
Pungguk yang tidak pernah dihiraukan keberadaanya, tapi sesungguhnya aku ada disini menatapmu dan bahkan selalu merindukanmu....
Pungguk selalu berharap dalam diamnya menunggu suatu keajaiban, akan tiba waktu dimana bulan mulai mengetahui keberadaannya
Apa yang bisa dilakukan  pungguk?
Rasa tau diri, takut, khawatir, bimbang, bahkan rindu selalu berkecamuk didalam hatinya kala malam datang, membuatnya masih selalu terjaga memikirkan suatu keadaan dan kenyataan
Sungguh, begitu ironis perasaan yang ada dalam hati pungguk
Dengan cara apa sebaiknya pungguk mengambil keputusan, apa harus dengan mengubur impianya tatkala suatu hari  bisa dirindukan dan dibutuhkan oleh bulan
Atau mulai menghalau rasa tahu dirinya, berdoa pada Yang Maha Memiliki setiap kehendak ciptaanya
Pungguk sadar betul siapa dirinya dan siapa yang dirindukanya
Disatu sisi pungguk tahu diri tapi disisi lain pungguk merasa ingin sebuah kata "keadilan" juga tercipta untuk dirinya
Akalnya selalu menyadarkan begitu kecil kemungkinan untuk bulan dapat menjadikan pungguk berarti untuknya, tapi...
Hatinya pun selalu mendorong harapan untuk terus berdoa, meminta pada yang memilikinya
Pungguk membayangkan betapa beruntungnya ia apabila dapat dirindukan oleh bulan, untungnya pungguk cepat  sadar dia lebih beruntung jika diberikan jalan yang terbaik disisi Allah
Pungguk paham betul sesuatu yang baik menurutnya belum tentu baik untukknya 
Pungguk selalu yakin bahwa Allah tidak tidur dan selalu berdaulat adil bagi semua ciptaanya
Biarlah Allah yang menentukan jalan terbaik karena ingat.... Allah tidak akan pernah tinggal diam melihat ciptaanya merasa sedih karena kehendaknya, dengan syarat  Bila ia bersabar dan tawakal
Maka percaya dan serahkan semuanya ditangan Allah. Ingat.....
Kun Fayakun!

Jumat, 17 Mei 2013

The secret

Liannahaa absathu min dzaalika kullih, lau ta'lamuun!
"Karena sesungguhnya, perempuan itu lebih luas dan lebih mistrerius 
dari semua itu, jika kalian tahu!"

Selasa, 07 Mei 2013

Love without reason

Galang : "Please... I'm serious now."
Dara    : "Oke if you want to say it again, I already know!"
Galang : "SO?"
Dara    : "You must be thinking about it again."
Galang : "I think enough! and the answer remains the same I love you!!!!"
Dara    : "But... I'm freak! You already know or have not realized?"
Galang : "I don't care, and I've confirmed about it."
Dara    : "Ok! But I can't promise to be changed."
Galang : "Don't be normal. You're beautiful the way you are!"

Senin, 18 Maret 2013

Arti Amarah

     "Jeleeeeeeek, mukamu jelek ditekuk seperti itu!"
     "Bodo!"
     "Dalam keadaan biasapun kau terlihat jelek, apalagi ditambah murung seperti itu"
     "Siapa dia?"
     "Dia?"
     Aku memilih diam untuk membuatnya lelah berpura-pura telah melupakan kejadian tadi.
     "Cemburu?"
     "Jawabanmu sama sekali nggak nyambung." Aku membalikan badan agar tidak lagi saling bertatapan denganya.
     "Rupanya ada yang terbakar nih."
     "Candamu murahan, sama seperti kelakuanmu saat merasa keren mengenal banyak wanita cantik tadi!"
     "Karin... Apakah untuk mengakui cemburu itu sangat hina dimatamu, sampai-sampai.. ?" Dinal bangkit dari posisi duduknya yang semula dan mulai duduk dibawah bangku taman sambil melihat wajahku dari arah bawah.
     "Tidak suka itu lain dengan cemburu! Apa kamu tidak mengerti?"
     Dinal terdiam. Beberapa menit dia hanya memandangiku sambil tersenyum menggoda.
     "Aku capek, aku ingin pulang!"
     "Nggak!"
     "Tapi aku ngantuk. Kenapa engga?"
     "Karena aku capek kalau harus mengantarmu pulang sekarang"
     "Kamu bohong!"
     "Kamu juga! Aku mengenalmu bukan dalam hitungan hari tapi berbulan-bulan, harusnya kamu sadar itu. Kamu tidak akan pernah bisa membohongiku karena aku tau semuanya tentang kamu." 
     "Yakin?"
     "Aku tau kapan kamu bohong, kamu ngantuk, kamu senang, sedih, takut." Tawanya terlihat yakin.
     Aku menggelengkan kepalaku sangat tegas. "Bahkan dalam waktu 10 tahun pun aku tidak yakin kamu bisa mengerti aku sepenuhnya. Untuk perkara kecil pun kamu tidak pernah peka apalagi lebih dari itu. Kamu payah! "
     "Baiklah, katakan apa salahku?" Aku memalingkan wajah darinya. Aku kesal sangat kesal. "Selalu seperti ini, andai ada rumus pasti untuk mengertimu pasti akan aku pelajari. Aku tidak akan pernah bisa mengerti kebisuanmu. Katakan sesuatu!"
     "Diamku saja tidak kau mengerti apalagi perkataanku. Kamu payah!" Dinal benar-benar menyebalkan dalam keadaan seperti ini pun ia tidak tau apa yang seharusnya ia lakukan. "Aku pulang sendiri, semoga kamu bisa lebih berinisiatif!" Aku mulai bangkit dan berjalan seorang diri tanpa memaksanya mengantarkanku pulang seperti biasa.
     "Akan aku coba ya, hati-hati dijalan!" 
     Langkahku terhenti. Kini kurasa darahku mengalir sangat deras ke seluruh tubuh, tanganku mulai mengepal sampai buku-buku jariku memutih karena tidak ada aliran darah yang mampu masuk kedalamnya.    "Kamu brengsek!"
     "Tunggu!" seru Dinal sambil berlari menghampiriku. "Apa kamu bilang?"
     "Brengsek!" tegasku sekali lagi.
     "Untuk berkata brengsek saja kamu bisa selantang itu, tapi untuk melontarkan kata sayang kamu tidak pernah seberani itu. Kamu tau? Kamu lebih payah!" katanya sambil tersenyum sinis.
     Kali ini aku tidak menjawab apapun. Aku hanya bisa membisu dan mematung dihadapanya.
     "Kalau saja kamu bisa sedikit lebih jujur mungkin aku akan lebih mengerti." Tangan Dinal memegang erat tangaku jemari tanganya terasa hangat menyentuh jemari tanganku. "Tapi, aku akui kamu memang hebat, apalagi dalam hal menahan gengsi dan aku bisa apa. Tapi sudahlah sekarang kita pulang saja" ajak Dinal dengan nada melesu.
     Dengan rasa malu aku mulai berusaha  tersenyum untuk membalas senyumnya kepadaku. "Aku nggak mau aku... masih mau sama kamu."
     "Tanggal berapa ini? Tolong catat ya!" seru Dinal. Wajahku menoleh ke arah Dinal karena tidak mengerti harus mencatat soal apa. "Dari awal ini pertama kalinya kamu menolak ajakan pulangku dengan jawaban yang sebenarnya, biasanya alasanmu tidak jauh dari kata malas pulang"
     Aku tertawa. Dinal pun ikut tertawa, dan kamipun tertawa bersama-sama memecah situasi yang sempat mencekam tadi. 
     "Mulai sekarang kita belajar, sama-sama belajar ya!"


Belajar untuk bisa lebih mengerti arti dari sebuah amarah. Belajar untuk berani berkata jujur dan mengakui kecemburuan pastinya :)

Sabtu, 16 Maret 2013

Misperceptions



Suasana salah satu cafe yang berada di tengah-tengah kota ini sangat ramai pengunjung, tapi tetap memiliki suasana yang tenang dengan alunan musik akustik dan sorot lampu-lampu berwarna redup, tetap tampak terlihat jelas situasi dan keadaan di tempat itu mulai dari pemandangan pasangan anak muda yang sedang mengobrol hingga pelayan yang dengan sigap berlalu-lalang melayani setiap pengunjung cafe ini.

Aku terdiam sejenak tepat didekat pintu masuk cafe dan mulai melihat sekeliling sambil melipat kedua tanganku. Hingga detik ini aku masih tidak mengerti hal bodoh apa yang sedang aku lakukan, kucoba meneruskan langkahku untuk masuk lebih dalam ke ruangan cafe berjalan menyusuri beberapa meja tanpa menoleh pada seorang pun yang saat itu sedang melihat kearahku. Besar harapan semoga malam ini tidak ada seorang pun yang berada di cafe ini menyapaku entah itu teman atau siapapun. Niatku hanya satu, melepaskan semua amarah yang telah menguasai batin ini sejak tadi siang. Rupanya pria itu sudah duduk di meja yang biasanya kita tempati “dulu”.
“Hai mba Kanaya. Kabar baik?” Sapa pria itu dengan wajah sumringah dan segera berdiri dari tempat duduknya untuk menyambutku yang baru datang.
Aku menghela nafas panjang dan mulai duduk berhadapan dengan pria yang sudah mengungguiku sejak tadi, sejenak aku terdiam dan mulai terpana dengan penampilanya. Benar-benar nyaris tidak ada yang berubah, sekilas pria itu masih sama dengan seseorang yang kukenal “dulu”. Suaranya yang sedikit serak, kemeja biru dongker yang dia kenakan, dan paras wajahnya yang selalu membayangiku setiap malam sebelum aku tidur. Jujur aku sangat merindukanya apalagi aroma parfumnya yang sangat khas sekali itu membuatku hampir tak kuasa menahan diri untuk segera memeluk dan membiarkan aromanya menempel di baju yang kukenakan seperti biasanya, tapi itu “dulu”.
“Minum?” tawarnya sambil menyodorkan menu yang berada diatas meja ke arahku.
“Terima kasih tapi aku nggak haus,” jawabku datar sambil menatap kearahnya sedikit sinis. “Raka itu teman kamu?” tanyaku sambil menyibakan poni ke arah samping.
Jelas terlihat roman muka pria itu berubah drastis dan nafasnya seperti tercekat seketika saat mendengar pertanyaanku yang tiba-tiba itu. Raut mukanya menjadi tegang dan gerakan telapak tanganya bergerak tidak beraturan seperti sedang bingung harus menanggapi pertanyaanku, tak sepetah katapun dia mampu untuk menjawabnya. Matanya melihat kearahku mulutnya pun sedikit menganga, dengan keadaan seperti itupun dia masih terlihat sangat tampan.
“Jawab Dika!”, tegasku sambil mengarahkan tatapan mata yang tajam kepadanya. “Dika tolong! Apa belum cukup permainan yang kamu buat beberapa saat lalu? Yang berhasil membuat aku tersiksa menahan kekecewaan hingga saat ini, menyembuhkan luka sendirian, menahan kesedihan didepan semua orang. Menahan tubuh ini agar tetap tegak berdiri saat melihat kamu menggenggam tangan seseorang yang bukan lagi tangaku?”
Rahangnya tetap telihat kokoh dan hidung bangirnya tampak jelas dengan ekspresi serius saat berkata .“Tapi dia orang baik, aku jamin itu. Bahkan lebih baik daripada aku,” jawabnya polos.
Plaaaakkkkkkkkk.... kurang dari 10 detik saja tanganku sudah mendarat di pipinya. Kutarik nafas dalam-dalam untuk berusaha menahan emosi dan air mata yang mulai membuat mataku buram seperti akan segera terjatuh membasahi kedua pipi. Tidak! Aku tidak boleh terlihat lemah, aku tidak harus menangisi hal seperti ini.
“Naya, apa kamu tidak bisa bicara dengan baik-baik?”
“Aku hanya bisa bicara baik-baik dengan orang baik-baik Dik!”
“Apa pantas kamu berlaku seperti itu pada orang yang kamu kenal?”
“Asal kamu tau hanya pada kamu aku berani melakukan itu”
“Hanya aku? Kenapa?”
“Iya! Karena hanya kamu yang pantas menerimanya. Setelah semua yang telah kamu lakukan Dika, kamu lupa?”
Kini Dika kembali menunduk, tanpa berkata apapun ia kembali menggerakan kedua telapak tanganya dan kali ini sangat tidak beraturan.
“Maksud kamu apa dik? Kalau Raka lebih baik dari kamu hubunganya dengan aku apa?”, kataku terhenti karena sudah tidak sanggup menahan air mata yang mulai turun. Dengan cepat aku segera menyembunyikan kesedihanku dengan memalingkan wajah ke arah kanan beberapa saat sampai kembali berani menatap mata Dika. “Kalau kamu nga sayang aku nggak apa-apa, tapi tolong jangan seperti ini , kamu seakan-akan buang aku setelah nggak kamu butuhkan lagi!”
“Maaf! Tapi aku hanya ingin kembali melihat kamu tersenyum Naya. Aku telah merampas habis seluruh kebahagiaan yang kamu punya, karena aku Naya!”
“Bodoh!”
“Nanya, aku menyesal!”
“Percuma.”
“Tapi, aku menyesal! Menyesal dan menyesal! Sangat menyesal!”
“Cukup 5kali! Penyesalan kamu nggak ada gunanya, percuma.”
“Tapi... kamu pernah bilang kalau aku harus tanggung jawab buat semuanya, bisa buat kamu kaya dulu lagi ketawa-ketawa lepas lihat kamu seneng lagi. Aku mau kamu....”
“Omong kosong! Emang kamu peduli?”
“Naya....please!”
“Dika please, motivasi kamu bikin aku seneng dengan ngasih cp aku ke temen kamu Raka gitu? Kamu pikir aku percaya?” ucapku ketus. Kali ini aku benar-benar tidak sanggup lagi menahan emosi yang begitu meluap-luap sejak tadi.
“Asal kamu tau Naya, Raka yang minta bukan aku yang tiba-tiba kasih!”
“Apapun alasanya! Nggak seharusnya kamu seperti itu, tolong jangan berlaku bodoh lagi!”
Rasanya aku ingin segera meninggalkan Dika di tempat itu entah kenapa dada ini terasa sangat sakit dan sesak, penglihatanku mulai buram tidak mampu lagi melihat apapun dengan jelas. Aku sangat bingung entah apalagi yang harus aku katakan kepada Dika, tapi kali ini perasaanku sedikit lega karna telah mengungkapkan semua kekesalan yang selalalu mengganjal selama ini. Semenjak ada Raka yang awalnya mengaku mengetahuiku dari salah satu temanya yang tidak lain adalah Dika, seseorang yang telah berhasil menggoreskan luka teramat dalam dan masih sangat membekas hingga saat ini.
“Mulai sekarang tolong, kita urusi hidup kita masing-masing dan jangan saling mencampuri. Terima kasih!”, tegasku sambil bergegas untuk pergi. Sebelum aku berhasil melewati Dika yang berada tepat di depanku, tiba-tiba ia langsung menarik lengan tanganku dengan sigap seolah memberi isyarat agar aku bisa segera kembali untuk duduk. ”Sekarang apalagi?”
“Lihat ini Nay”,seru Dika sambil menyodorkan ponsel miliknya kearahku. Aku terdiam dan mulai membaca kalimat yang sedang coba ia perlihatkan di ponselnya. Rupanya sebuah archieve chat massanger aku dengan dia “dulu”.

“Naya: Terima kasih Dika! Kamu tau? Naya sangat beruntung bisa mengenal kamu. Tidak terhitung berapa tawa kebahagiaan yang telah kamu ciptakan malam ini dan sebelum-sebelumnya, itu cukup menjadi alasan kenapa Naya selalu bisa bahagia dan tertawa saat bersama Dika. Hanya dengan Dika! Iloveyou badutku
Dika : Kembali kasih! Jangankan menjadi badutmu, menjadi apapun aku mau kalau untukmu Naya.”
         
   “Aku cuma mau lihat Naya bisa seperti dulu lagi, aku pikir mungkin Raka bisa membuat Naya kembali tertawa dan seneng kalau Naya sama dia. Aku kenal Raka dia baik, dia humoris semua kriteria yang kamu suka ada pada diri Raka. Sebenarnya sudah lama Raka minta aku kenalkan dengan kamu, tapi awalnya aku marah aku nggak rela. Aku cemburu!”
                “Dan akhirnya?”
                “Akhirnya setelah dipikir baik-baik aku nggak mau egois, aku mau lihat Naya seneng walau aku harus nanggung sakit hati. Cuma itu yang aku mau, nggak ada maksud apapun lagi sumpah,” jelasnya dan kini ia mulai menggenggam kedua tanganku seolah memaksaku untuk percaya.
“Kalau kamu mau buat aku seneng Dik, pake tangan kamu sendiri!”
                Tidak terasa malam pun sudah sangat larut dan aku memutuskan untuk segera pulang sendiri tanpa menerima tawaranya untuk mengantarkanku, dengan membawa jawaban yang jelas dari mulu Dika mungkin seterusnya aku akan lebih bisa menguasai perasaanku yang selalu bertanya-tanya tentang semua maksud yang selama ini ia lakukan terhadapku.
I just want you Dik, no their!”, kesahku dalam hati sambil pergi meninggalkannya.
Ternyata tidak selamanya niat baik bisa bisa diterima dengan baik. Pengorbanan ;melihatnya senang walau dengan orang lain; itu terkadang tidak diperlukan selama yang diharapkanya bukan orang lain melainkan orang yang berkorban itu sendiri, bahkan adalah sebuah kebodohan besar bila merelakan sesuatu yang seharusnya diperjuangkan.

                                                       ♫♫♫♫♫♫♫♫♫♫♫♫♫
 I don't know why I'm scared, I've been here before
Every feeling, every word, I've imagined it all,
You never know if you never try
To forgive your past and simply be mine

I dare you to let me be your, your one and only
Promise I'm worthy to hold in your arms
So come on and give me the chance
To prove that I'm the one who can
Walk that mile until the end starts

If I've been on your mind
You hang on every word I say
Lose yourself in time at the mention of my name
Will I ever know how it feels to hold you close?
And have you tell me whichever road I choose you'll go
♫♫♫♫♫♫♫♫♫♫♫♫